Just another free Blogger theme

Diberdayakan oleh Blogger.

Gunadarma University

Gunadarma University

About me

Foto saya
Bekasi, Jawa Barat, Indonesia
nothing special about me

Followers

Info BAAK

Jumat, 01 November 2013


BELAJAR BERPIKIR ALA SHERLOCK  HOLMES



Sherlock Holmes kalian pernah dengar nama ini.. yak dialah detektif cerdas yang di ciptakan Sir Arthur Connan Doyle lewat novel - novelnya dan sekarang pun sudah ada filmnya sampai sekuel kedua. Tapi kali ini saya tidak membahas filmnya melainkan cara berpikirnya yang unik dalam memecahkan kasus yang bahkan polisi tidak bisa memecahkannya.



Apa yang unik dari jalan pemikirannya? Ternyata, yang menjadi senjata andalannya adalah kemampuan mengambil deduksi dari segala hal yang ia lihat, dengar, maupun rasakan. Bahkan petunjuk sekecil apapun yang biasanya lepas dari perhatian orang, tidak luput dari perhatiannya. Ketika suatu hal terlihat aneh, Sherlock Holmes akan mencoba mencari hubungan-hubungan yang memungkinkan untuk membuat sebuah deduksi atau relasi.

Sherlock Holmes juga ternyata memiliki sebuah kemampuan memorizing (daya ingat) yang luar biasa. Dimana pada teknik deduksi ini, Holmes akan meletakkan informasi-informasi yang didapatnya dan membaginya ke beberapa tempat di pikirannya. Dengan begitu, ketika Holmes membutuhkan informasi yang diperlukan, ia bisa menyusuri jalan-jalan dalam pikirannya dan mengambil informasi-informasi tersebut tanpa perlu kesulitan, layaknya sebuah komputer, yang ia sebut mind palace.
Memang mungkin terdengar sangat sulit, dan memang itu suatu hal yang luar biasa, tapi setidaknya kita bisa mencobanya di dunia nyata. Bukan menjadi Consultant Detective, tapi sekedar mempraktikan cara berpikirnya.
Apakah itu teknik berpikir deduksi? Anda bisa mencobanya dengan tidak hanya melihat, tetapi benar-benar memperhatikan, memahami sesuatu hal. Selain memahami, anda juga harus dapat mengkritisi dan mempertimbangkan semua aspek.
Jika anda suka membaca bukunya, ada sebuah kutipan menarik dalam Novel Sherlock holmes seri pertama, yang berjudul a study in scarlet ( terbit tahun 1887 ). Seperti ini kutipannya :
” otak manusia pada awalnya seperti loteng kecil yang kosong, dan kau harus mengisinya dengan perabotan sesuai dengan pilihanmu. Orang bodoh mengambil semua informasi yang ditemuinya, sehingga pengetahuan yang mungkin berguna baginya terjepit terjepit di tengah-tengah atau tercampur dengan hal-hal lain. Orang bijak sebaliknya. Dengan hati-hati ia memilih apa yang dimasukkannnya kedalam loteng otaknya. Ia tidak akan memasukkan apa pun kecuali peralatan yang akan membantunya dalam melakukan semua pekerjaannya, sebab peralatan ini saja sudah banyak. Semuanya itu diatur rapi dalam loteng otaknya sehingga ketika diperlukan, ia dapat dengan mudah menemukannya. Keliru kalau kau pikirloteng otak kita memiliki dinding-dinding yang bisa membesar. Untuk setiap pengetahuan yang kau masukan, ada sesuatu yang sudah kau ketahui yang terpaksa kau lupakan. Oleh karena itu penting sekali untuk tidak membiarkan fakta yang tidak berguna menyingkirkan fakta yang berguna.”
Bisakah kita berpikir seperti Sherlock Holmes ? Tentu saja bisa.
Berdasarkan Sumber yang saya dapat ada 4 tahapan dalam memecahkan semua misteri dan menjawab semua masalah yang ada, yaitu :
1. Mengamati (mencari fakta)
Setiap anda dalam masalah atau situasi baru, anda harus mengamati dahulu. Pengamatan memerlukan totalitas, anggap saja mereka sebuah karya seni yang indah yang perlu anda lihat keindahannya setiap inchi.
Buka semua indra anda. Mendengarkan, perhatikan bau, lihat dengan teliti. Peka dengan semua gerakan, petunjuk dan apa pun itu yang menarik. Sherlock menyuruh anda diam, sebelum anda mendapatkan fakta-fakta yang sudah di kumpulkan. Mengamati dengan seobjektif mungkin dengan cara mengamati masalah mulai dengan sudut yang berbeda sebanyak mungkin.
"It is a capital mistake to theorize before one has data. Insensibly one begins to twist facts to suit theories, instead of theories to suit facts." ~Sherlock Holmes


2. Analisis – memilah-milah potongan puzzle
Layaknya puzzle, masalah yang anda hadapi seperti kesatuan puzzle dari yang beberapa bagian. Bila anda sudah memiliki semua bagian dengan cara yang benar. Anda bisa menganalisis mana yang benar dan mana yang bisa di gabungkan dengan bagian yang lain, dan berfikir bagaimana cara menghubungkan satu sama lain. Bagaimana satu puzzle itu bisa mempengaruhi pada gambar keseluaruhannya. Semakin banyak puzzle itu semakin besar anda bisa melihat solusinya. 
"Each fact is suggestive in itself. Together they have a cumulative force." ~The Adventure of the Bruce-Partington Plans
3. Mencari sampai ke intisari
Bagian ini adalah mengambil sudut yang berbeda selama tahap observasi. Dalam tahap ini, anda diharuskan mencari Intisari dalam masalah ini, mencari alat bukti lainnya di lapangan dan mencari petunjuk yang terkecil.
"He was out on the lawn, in through the window, round the room, and up into the bedroom, for all the world like a dashing foxhound drawing a cover. ~The Devil's Foot
4. Imajinasi
Sherlock Holmes sering menyendiri untuk membantunya memecahkan masalah, mengasingkan diri dari semua gangguan sehingga ia menggunakan imajinasinya agar bebas mengeksplorasi masalah dari semua sudut.Tahu ga kenapa Sherlock suka dengan biola? Karena dengan biola, membantu dirinya rileks, sementara bagian pikirannya sibuk dengan bermain biola, sebagiannya lagi membentuk ide-ide baru.
Melamun juga membantu interaksi ide untuk menghasilkan wawasan baru ke dalam kasus berat yang sedang dihadapi. Jadi, begitulah apa yang di lakukan Sherlock. Ambil inspirasi dari dia dan cobalah rilekskan pikiran anda, dan anda akan kagum pada apa yang anda temukan dalam diri anda.

Jika anda sudah memahami 4 tahapan di atas ada baiknya anda juga memahami tentang kecerdasan yang kalian miliki. Berikut ini saya akan berikan cara mengetahui kecerdasan diri tanpa TEST IQ.
Ada 8 kecerdasan yang di miliki manusia :
  1. Kecerdasan Linguistik, yakni kecerdasan dalam bermain kata-kata (kebahasaan).
  2. Kecerdasan Matematis Logis, yakni kemampuan dalam menggunakan angka dengan baik.
  3. Kecerdasan Spasial, yakni kemampuan mempersepsi dunia spasial-visual secara akurat.
  4. Kecerdasan Kinestetis-Jasmani, yakni keahlian menggunakan seluruh tubuh untuk mengekspresikan ide/perasaan.
  5. Kecerdasan Musikal, yakni kemampuan menangani bentuk-bentuk musikal.
  6. Kecerdasan Interpersonal, yakni kemampuan diri dalam bersosialisasi dengan orang lain dengan baik.
  7. Kecerdasan Intrapersonal, yakni kemampuan dalam memahami diri sendiri.
  8. Kecerdasan Naturalis, yakni adanya kepekaan dalam fenomena alam.
dari ke delapan kecerdasan di atas tiap orang akan lebih dominan di kecerdasan tertentu dan lemah di kecerdasan lainnya.

Sekarang jika kita lihat dari segi kegemaran dan cara berpikir kecerdasaan apa yang kita miliki :
  • Bagi anda yang cenderung gemar menulis, membaca, bercerita, dan bermain permainan kata, serta cara berpikirnya melalui kata-kata, berarti anda lebih dominan memiliki kecerdasan Linguistik.
  • Jika cenderung suka bereksperimen, tanya jawab, berhitung, memecahkan teka-teki logis, dan cara berpikirnya lebih ke penalaran, maka anda cenderung memiliki kecerdasan matematis-logis.
  • Jika suka mendesain, menggambar, mencoret-coret, membayangkan sesuatu, dan cara berpikir cenderung melalui kesan dan gambar, anda cenderung memiliki kecerdasan spasial.
  • Jika gemar menari, berlari, membuat bangunan, dan cara berpikir melalui sensasi somatis, anda cenderung punya kecerdasan kinestetis-jasmani.
  • Jika suka bernyanyi, bersiul, mengetuk-ketuk kan tangan dan kaki, dan cara berpikir melalui irama dan melodi, anda cenderung memiliki kecerdasan musikal.
  • Jika agan orangnya suka memimpin, mengorganisasi, menghubungkan, menebarkan pengaruh, menjadi mediator, berpesta, dan cara berpikirnya dengan cara melemparkan gagasan kepada orang lain, maka agan cenderung memiliki kecerdasan interpersonal.
  • Jika gemar menyusun tujuan, bermeditasi, melamun, merenung, dan cara berpikir berhubungan dengan kebutuhan, perasaan, dan cita-cita, maka agan cenderung memiliki kecerdasan intrapersonal.
  • Sedangkan jika suka bermain binatang, berkebun, peduli pada lingkungan, dan cara berpikir melalui alam, maka agan cenderung punya kecerdasan naturalis.
Dan ini adalah profesi - profesi yang cocok dengan kecerdasan anda :

  • Kecerdasan linguistik = orator, penulis, dsb. (misal seperti Virginia Wolf Jr, Martin Luther king, sapardi joko damono )
  • Kecerdasan matematis-logis = ilmuwan, ahli matematika (misal seperti madame currie, Habibie)
  • Kecerdasan spasial = arsitek, seniman (misal seperti Joko pekik, garin nugroho)
  • Kecerdasan kinestetis-jasmani = atlet, penari, pematung (misal Martha graham, Susi susanti, Gusmiati said)
  • Kecerdasan musikal = komposer, penyanyi (misal Stevie wonder, Midori, dsb)
  • Kecerdasan interpersonal = konselor dan pemimpin politik (misal Nelson Mandela, Margaret Thatcher,Indira Gandhi)
  • Kecerdasan intrapersonal = psikoterapis, pemimpin keagamaan (misal Sigmun freud, Buddha)
  • Kecerdasan naturalis = ahli biologis, aktivis binatang, dsb (misal Charles Darwin, Jane Goodal, dsb)
Nah sekarang anda sudah mengetahui cara berpikir Sherlock holmes, cara pemecahan masalah sampai melihat kecerdasan yang di kalian miliki sendiri. Mulai dari sekarang anda harus bisa berpikir seperti itu " Diam, dengarkan, perhatikan, dan amati dengan teliti " dalam menghadapi masalah apapun di kehidupan sehari - hari dengan begitu kita akan terhindar dari penipuan, kesalahan fatal, atau pun kecelakaan.



Sumber :




 TEORI  ORGANISASI  UMUM  2

Tipe-tipe Organisasi
  1. Organisasi Garis (Line Organization)
  2. Organisasi Garis dan Staf (Line and Staff Organization)
  3. Organisasi Fungsional (Functional Organization)
  4. Organisasi Panitia (Commit Organization)

1) Organisasi Garis

Organisasi Garis adalah tipe organisasi yang tertua dan paling sederhana. Dalam organisasi garis, tugas-tugas perencanaan, pengendalian dan pengawasan berada satu tangan garis kewenangan (line authority) langsung dari pimpinan kepada bawahan. Bentuk organisasi diciptakan oleh Henry Fayol

Ciri-ciri organisasi garis adalah:
  1. Tujuan organisasi masih sederhana
  2. Organisasinya kecil
  3. Jumlah karyawannya sedikit
  4. Pemimpin dan semua karyawan saling mengenal dan dapat berhubungan setiap hari kerja
  5. Hubungan antara pimpinan dan karyawan bersifat langsung
  6. Tingkat spesialisasi begitu juga alat-alat yang diperlukan tidak begitu tinggi dan tidak beraneka ragam


2) Organisasi Garis dan Staf

Tipe organisasi garis dan staf pada umumnya digunakan untuk organisasi yang besar. Daerah kerjanya luas dan mempunyai bidang-bidang tugas yang beraneka ragam serta rumit. Bentuk ini diciptakan oleh Harrington Emerson.

Ciri-ciri organisasi garis dan staf adalah:
  1. Organisasinya besar dan bersifat kompleks
  2. Jumlah karyawan banyak
  3. Daerah kerjanya luas
  4. Hubungan kerja yang bersifat langsung tidak mungkin lagi
  5. Pimpinan begitu pula sesama karyawan tidak lagi semuanya saling mengenal
  6. Spesialisasi yang beraneka ragam diperlukan dan digunakan secara maksimal


Terdapat tiga komponen utama yaitu:
  1. Pimpinan : yang mengendalikan dan bertanggung jawab atas kelancaran organisasi dalam arti menentukan tujuan, menetapkan kebijaksanaan dan mengambil keputusan.
  2. Pembantu pimpinan atau staf : yaitu yang membantu pimpinan dalam perencanaan dan pengendalian. Pada organisasi garis dan staf yang besar, staf terdiri dari dua kelompok, yaitu:
  3. Staf koordinasi atau biasa disebut "staf umum", yaitu kelompok staf yang membantu pemimpin dalam perencanaan dan pengawasan serta setiap saat memberikan nasihat-nasihat kepada pemimpin, diminta atau tidak diminta.
  4. Staf teknik atau biasa juga disebut "staf khusus", yaitu kelompok staf memberikan pelayanan atau jasa-jasa kepada komponen pelaksana untuk pelaksanaan tugasnya.
  5. Pelaksana : yaitu komponen organisasi yang melaksanakan tugas-tugas yang telah ditentukan dari atas.
  6. Dalam organisasi garis dan staf, secara formal yang berhak memberikan perintah hanyalah pemimpin, sedangkan staf hanyalah sebagai pembantu pimpinan dengan tugas perencanaan, memberikan nasihat, dan lain-lain yang serupa dengan itu. Tetapi dalam organisasi yang besar yang mempunyai ruang lingkup tugas yang luas, beraneka ragam, dan kompleks, tidak mungkin lagi bagi seorang pemimpin mendelegasikan beberapa wewenang nya kepada staf sesuai dengan bidang masing-masing. Dalam hal demikian staf menandatangani keputusan, perintah, instruksi, dan lain-lain atas nama pimpinan.


3) Organisasi Fungsional

Pada umumnya yang dimaksud dengan organisasi fungsional adalah yang disusun berdasarkan sifat dan macam-macam fungsi yang harus dilaksanakan.

Ciri-ciri organisasi fungsional antara lain adalah:
  1. Pembidangan tugas secara tegas dan jelas dapat dibedakan
  2. Dalam melaksanakan tugas tidak banyak memerlukan koordinasi terutama pada tingkat pelaksanaan bawahan karena bidang tugasnya sudah tegas dan jelas digariskan. Dalam organisasi fungsional, koordinasi dititikberatkan pada eselon atasan
  3. Pembagian unit-unit organisasi didasarkan pada spesialisasi tugas
  4. Para direktur mempunyai wewenang komando terhadap unit-unit yang berada di bawahnya atas namanya sendiri, tidak perlu atas nama direktur utama

Organisasi fungsional pada umumnya digunakan dalam perusahaan-perusahaan yang pembidang tugasnya dapat digariskan secara tegas, umpamanya unit produksi, unit pemasaran, unit keuangan, dan lain-lain yang walaupun saling bersangkut-paut namun bidang kegiatannya jelas berbeda. Bentuk ini dikembangkan oleh FW Taylor.

4) Organisasi Panitia

Tipe organisasi panitia pada umumnya dibentuk dalam waktu yang terbatas untuk melaksanakan tugas-tugas tertentu,

Ciri-ciri organisasi panitia antara lain adalah:
  1. Tugasnya tertentu dan jangka waktu berlakunya terbatas
  2. Seluruh unsur pimpinan duduk dalam panitia baik sebagai ketua maupun sebagai anggota
  3. Tugas kepemimpinan dilaksanakan secara kolektif, oleh sebab itu tanggung jawab pun secara kolektif pula
  4. Semua anggota pimpinan mempunyai hak, wewenang dan tanggung jawab yang pada umumnya sama
  5. Para pelaksana dikelompokkan menurut bidang dan tugas tertentu yang harus dilaksanakan dalam bentuk tugas
Bentuk - bentuk Organisasi 

            Menurut Keith Davis ada 6 bagan bentuk struktur organisasi yaitu :
            1. Bentuk Vertikal  
            2. Bentuk Mendatar / horizontal     
            3. Bentuk Lingkaran / circular        
            4. Bentuk Setengah lingkaran / semi Sircular
            5. Bentuk Elliptical 
            6. Bentuk Piramida terbalik (Invented Piramid)        


            Bagan organisasi adalah suatu upaya dengan tulisan atau lisan untuk menunjukan tingkatan organisasi. 
  1. Bagan mendatar ialah bentuk bagan organisasi yang saluran wewenang nya dari pucuk pimpinan sampai dengan satuan organisasi atau pejabat yang terendah disusun dari kiri kearah kanan atau sebaliknya.  
  2. Bagan Lingkaran ialah bentuk bagan organisasi yang saluran wewenang nya dari pucuk pimpinan sampai dengan satuan organisasi atau pejabat yang terendah disusun dari pusat lingkaran ke arah bidang lingkaran.        
  3. Bagan Setengah lingkaran ialah bentuk bagan organisasi yang saluran wewenang dari pucuk pimpinan sampai dengan satuan organisasi atau pejabat yang terendah disusun dari pusat lingkaran kearah bidang bawah lingkaran atau sebaliknya.       
  4. Bagan Elips ialah bentuk bagan satuan organisasi yang saluran wewenang nya dari pucuk pimpinan sampai dengan satuan organisasi atau pejabat yang terendah disusun dari pusat Elips kearah bidang elips.   

            Setiap bentuk bagan organisasi yang ada menggambarkannya dapat dibalik, kecuali bagan lingkaran, bagan elips dan bagan sinar. Bagan pyramid dapat disusun dari bawah kearah atas, bagan mendatar dapat disusun dari kanan kearah kiri, bagan menegak (Vertikal) dapat disusun dari bawah ke atas, bagan setengah lingkaran dapat di susun dari pusat lingkaran ke arah bidang atas lingkaran, bagan setengah elips dapat disusun dari pusat elips kearah bidang atas elips. Dalam bagan lingkaran, bagan elips dapat pula digambar satuan organisasi atau pejabat yang lebih rendah kedudukannya terletak di atas, tetapi ini semua tidak mengubah jenjang atau pun kedudukan yang sesungguhnya. 

            Hal ini dikemukakan pula oleh Keith Davis sebagai berikut :        
“Perubahan-perubahan penggambaran bagan kadang-kadang diterima untuk menggalakan pertalian kedudukan atasan bawahan dari kebiasaan bagan-bagan organisasi, tetapi perubahan-perubahan ini tidak mengubah keadaan kedudukan yang sebenarnya. Termasuk di dalamnya perubahan-perubahan bagan mendatar, lingkaran, setengah lingkaran, elips dan piramida terbalik.


Struktur Organisasi

Struktur Organisasi adalah susunan dan hubungan-hubungan antar komponen bagian-bagian dan posisi-posisi dalam suatu perusahaan, sedangkan disetiap komponen dari organisasi tersebut adalah saling tergantung, yang apabila setiap bagian dapat dikelola dengan baik maka organisasi tersebut pun akan ikut membaik.            

            Pengorganisasian (Organizing) adalah proses pengaturan sumber daya organisasi untuk mencapai tujuan yang diinginkan dengan memperhatikan lingkungan yang ada. Hal ini akan sangat mempengaruhi dalam kelancaran atau kesejahteraan organisasi
tersebut, lingkungan adalah faktor yang sangat mempengaruhi. Tentu dalam tujuan sebuah organisasi yang baik tidak akan mengorbankan lingkungan sekitar demi kepentingan organisasinya semata. 

Contoh Struktur Organisasi :
Berdasarkan Lampiran Peraturan Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi No. PER-08/XII/2008 tanggal 30 Desember 2008 Tentang Organisasi dan Tata Kerja KPK
 
Struktur Organisasi KPK

Skema Organisasi

Skema atau bagan organisasi adalah suatu lukisan tentang organisasi yang dimaksudkan untuk menggambarkan susunan dari organisasi baik mengenai fungsi, bidang, tingkatan maupun rentang kendali nya.

Macam-macam Skema Organisasi:
Berdasarkan teknik atau cara membuatnya:
1. Skema organisasi Tegak Lurus dari atas kebawah
2. Skema organisasi Mendatar dari kiri kekanan
3. Skema organisasi gabungan Tegak Lurus dan Mendatar
4. Skema Organisasi Lingkaran
5. Skema Organisasi Gambar

1. Skema Organisasi Fungsional:
Dalam skema organisasi fungsional, menjelaskan tentang letak dari fungsi-fungsi tugas dalam hubungannya dengan fungsi-fungsi yang lain.

2. Skema Organisasi Jabatan
Dalam skema organisasi jabatan, menjelaskan tentang garis wewenang yang harus dianut sesuai dengan jabatan masing-masing.

3. Skema Organisasi Nama
Dalam skema organisasi nama, menjelaskan tentang garis wewenang yang harus dianut sesuai dengan nama-nama para pejabat yang bersangkutan.

4. Skema Organisasi Nama dan Jabatan
Dalam skema organisasi nama dan jabatan, menggabungkan antara masing-masing jabatan dengan masing-masing nama para pejabat dalam suatu organisasi.

5. Skema Organisasi Struktur
Dalam skema organisasi struktur, menjelaskan tingkatan jenjang antara unit-unit dalam organisasi tersebut

Sumber :





Kamis, 10 Oktober 2013

Tips Merawat Baterai Laptop

Tiap kali ada tugas pasti di kerjain di laptop.. Ya iyalah secara gitu anak jaman sekarang hahaha.. tapi gimana kalo tiba - tiba laptop bermasalah.. wahh sehari gak pake laptop udah kayak sapi mao di potong, bengoong aja.. hahahahha..

Salah satu masalah yang pernah saya dapet itu Baterai laptop bocor alias cepet abiss.. mungkin ini di karenakan pemakaian yang berlebihan.. gemana gak bocor coba kalo gak ngerjain tugas, main game, kalo dah bosen, nonton film/anime udah gitu sambil di charge lagi.. kasian banget yak laptopnya.. hahahaha..

Nah maka dari itu saya ingin berbagi tips Merawat Baterai Laptop biar awet..

  1. Selalu pasang baterai baik itu saat dalam keadaan off maupun dalam keadaan on dan pengisian sedang dilakukan. 
  2. Isilah baterai hingga penuh saat melakukan pengisian ulang. Jangan lupa untuk menutup adaptor dan gunakan sampai level baterai seminimal mungkin lalu lakukan pengisian ulang lagi selama beberapa jam.
  3. Saat pemakaian, pastikan suhu ruangan berada dalam kondisi normal atau tidak terlalu panas. Gunakan kipas tambahan jika cuaca benar-benar panas. (Atau gak pake Cooling pad biar makin adem laptopnya)
  4. Hindari melakukan sistem charge yang kurang baik yaitu Charge Discharge (CdC). Apabila baterai sudah terisi penuh maka adaptor harus dilepas dan ketika baterai mulai habis baru anda pasang adaptor lagi. (Hati-hati sering banget nih lagi nge-charge ketiduran, Bahaya)
  5. Hindari sebisa mungkin baterai kosong sampai 0% (tapi biasanya sih ada peringatan kalo dah 10%)
  6. Jika sudah penuh, maka segeralah cabut kabel charger laptop Anda. (kabel di laptop ama di stop kontak juga)
  7. Usahakan untuk tidak melakukan pengerjaan data yang berat saat melakukan isi ulang baterai. (yak betul banget tuh.. jangan maen game sambil nge-charge kasian laptopnya)
  8. Jangan terlalu sering melakukan isi ulang, lebih baik isilah baterai sampai habis lalu lepaskan ketika sudah 100%
  9. Hindari baterai dari air dan panas matahari secara langsung. Hindari juga dari debu yang dapat merusak komponen.
  10. Segera ganti baterai jika dirasa sudah tidak bisa bekerja secara maksimal. (kalo duitnya cukup mending beli yang original ajah)

yak itulah beberapa tips yang saya dapat dari blog orang.. selebihnya ngararang sendiri.. hahahaha..
Semoga setelah baca tips di atas baterai anda awet, panjang umur, sehat selalu (lahh kayak ulang tahun.. hahahahha.. ^^)

Intinya pakailah laptop seperlunya karena pada dasarnya laptop di buat untuk orang yang memiliki mobilitas tinggi sehingga dia bisa mengerjakan pekerjaannya di mana pun.. Saran saya mending jangan buat maen game apalagi main game yang gede kayak PES atau game online di laptop nah itu tuh yang bikin baterai bocor.. mending game -game yang kecil ajalah..

Sumber :

Rabu, 09 Oktober 2013

TEORI ORGANISASI UMUM


Organisasi
              Organisasi (Yunani: ὄργανον, organon - alat) adalah suatu kelompok orang dalam suatu wadah untuk tujuan bersama.
    Dalam ilmu-ilmu sosial, organisasi dipelajari oleh periset dari berbagai bidang ilmu, terutama sosiologi, ekonomi, ilmu politik,psikologi, dan manajemen. Kajian mengenai organisasi sering disebut studi organisasi (organizational studies), perilaku organisasi (organizational behaviour), atau analisis organisasi (organization analysis).

Definisi
         Terdapat beberapa teori dan perspektif mengenai organisasi, ada yang cocok sama satu sama lain, dan ada pula yang berbeda. Organisasi pada dasarnya digunakan sebagai tempat atau wadah dimana orang-orang berkumpul, bekerjasama secara rasional dan sistematis, terencana, terorganisasi, terpimpin dan terkendali, dalam memanfaatkan sumber daya (uang, material, mesin,metode, lingkungan), sarana-prasarana, data, dan lain sebagainya yang digunakan secara efisien dan efektif untuk mencapai tujuan organisasi. 

Menurut para ahli terdapat beberapa pengertian organisasi sebagai berikut.
·         Stoner mengatakan bahwa organisasi adalah suatu pola hubungan-hubungan yang melalui mana orang-orang di bawah pengarahan atasan mengejar tujuan bersama.
·         James D. Mooney mengemukakan bahwa organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama.
·         Chester I. Bernard berpendapat bahwa organisasi adalah merupakan suatu sistem aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih.
·         Stephen P. Robbins menyatakan bahwa Organisasi adalah kesatuan (entity) sosial yang dikoordinasikan secara sadar, dengan sebuah batasan yang relatif dapat diidentifikasi, yang bekerja atas dasar yang relatif terus menerus untuk mencapai suatu tujuan bersama atau sekelompok tujuan.

  Sebuah organisasi dapat terbentuk karena dipengaruhi oleh beberapa aspek seperti penyatuan visi dan misi serta tujuan yang sama dengan perwujudan eksistensi sekelompok orang tersebut terhadap masyarakat. Organisasi yang dianggap baik adalah organisasi yang dapat diakui keberadaannya oleh masyarakat di sekitarnya, karena memberikan kontribusi seperti; pengambilan sumber daya manusia dalam masyarakat sebagai anggota-anggotanya sehingga menekan angka pengangguran
       Orang-orang yang ada di dalam suatu organisasi mempunyai suatu keterkaitan yang terus menerus. Rasa keterkaitan ini, bukan berarti keanggotaan seumur hidup. Akan tetapi sebaliknya, organisasi menghadapi perubahan yang konstan di dalam keanggotaan mereka, meskipun pada saat mereka menjadi anggota, orang-orang dalam organisasi berpartisipasi secara relatif teratur.
       Sebagai makhluk sosial, manusia membutuhkan bantuan manusia lainnya untuk mencapai sebuah tujuan yang tidak dapat mereka capai sendiri.Maka dari itu terbentuklah suatu organisasi. Organisasi adalah sekelompok orang (dua atau lebih) yang bekerja sama untuk mencapai sebuah tujuan. Organisasi itu sendiri dapat di artikan sebagai wadah atau tempat untuk melakukan kegiatan dimana kita dapat berkreasi serta menyalurkan aspirasi kita, untuk membangun organisasi itu sendiri dalam suatu tujuan yang telah di tetapkan bersama.

Organisasi juga dapat diartikan dua macam yaitu :
1. Dalam arti statis, yaitu organisasi sebagai wadah tempat dimana kegiatan kerjasama dijalankan.
2. Dalam arti dinamis,yaitu organisasi sebagai suatu sistem proses interaksi antara orang-orang yang bekerjasama, baik formal maupun informal.

Organisasi bukan sekedar shared vision,strategy,structure, system, style,staff and skills.
Organisasi bisa dilihat sebagai sistem sosial, ini cara paling pas melihat organisasi dari perspektif lebih lebar.

     Di dalam organisasi, ada yang dinamakan struktur organisasi.Struktur organisasi adalah susunan komponen-komponen (unit-unit kerja) dalam organisasi.Struktur organisasi menunjukkan adanya pembagian kerja dan menunjukkan bagaimana fungsi-fungsi atau kegiatan-kegiatan yang berbeda-beda tersebut diintegrasikan (koordinasi).Selain daripada itu struktur organisasi juga menunjukkan spesialisasi tugas, saluran perintah dan penyampaian laporan.

Terdapat empat karakteristik utama dari sebuah organisasi, yaitu : tujuan, kumpulan orang, struktur, sistem dan prosedur. 

Tujuan
           Setiap organisasi harus memiliki tujuan.Tujuan dicerminkan oleh sasaran-sasaran yang dilakukan baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang. Tiga bidang utama dalam tujuan organisasi yaitu profitability (keuntungan), growth(pertumbuhan), dan survive (bertahan hidup). Ketiganya harus berjalan berkesinambungan demi kemajuan organisasi.

Kumpulan Orang
       Jelas, tidak mungkin jika organisasi hanya terdiri dari satu orang yang ingin mencapai tujuannya sendiri.Dari definisi dijelaskan bahwa organisasi setidaknya terdiri dari kumpulan orang, berarti minimal dua, yang memiliki tujuan bersama.

Struktur
            Struktur dibentuk dalam sebuah organisasi dengan tujuan agar posisi setiap anggota organisasi dapat dipertanggungjawabkan, mengenai hak maupun kewajibannya.Struktur dibentuk agar organisasi berjalan rapi, karena terdapat struktur komando, siapa yang berwenang dan siapa yang diberi wewenang.

Sistem dan Prosedur
           Karakteristik yang terakhir ini menggambarkan bahwa sebuah organisasi diatur berdasarkan aturan-aturan yang ditetapkan bersama dan tentu saja harus dengan penuh komitmen dalam menjalankannya. Implementasi dari sistem dan prosedur ini ialah adanya ketetapan mengenai tata cara, sistem rekrut, dan birokrasi.

Faktor lingkungan sangat berpengaruh terhadap eksistensi suatu organisasi.Organisasi cenderung memainkan peran menyesuaikan dengan keadaan lingkungan, entah itu demografi, ekonomi, politik, budaya, juga alam sekitar.Jadi, kemajuan organisasi harus selaras dengan perubahan lingkungan.

Banyak sekali manfaat ketika kita berkecimpung di dunia organisasi.Apalagi ketika kita di beri tanggung jawab atau berperan aktif secara struktural.Itulah masa-masa dimana kita akan berjuang untuk menjadikan organisasi itu lebih baik lagi kedepannya. Banyak sekali hal yang akan kita dapat ketika kita berorganisasi. Di bawah ini merupakan manfaat dari organisasi yang mungkin banyak tidak kita sadari :

1.      Melatih Leadership
2.      Belajar Mengatur Waktu
3.      Memperluas Jaringan atau Networking
4.      Mengasah Kemampuan Sosial
5.      Problem Solving dan Manajemen Konflik
Manfaat yang bisa di dapatkan  dalam sebuah organisasi adalah:

            1.      Banyaknya informasi yang bisa di dapatkan.
            2.      Dapat bertemu berbagai macam orang.
            3.      Banyaknya pengalaman dan pembelajaran baru.
            4.      Belajar memahami karakter orang yang berbeda-beda.
            5.      Mampu menyelesaikan masalah secara bersama-sama.
            6.      Tumbuhnya rasa solidaritas, memiliki etika yang baik, dan bertanggung jawab.

MACAM-MACAM ORGANISASI DARI SEGI TUJUANNYA
           Perkembangan ekonomi telah mendorong terbentuknya organisasi dalam berbagai bentuk. Dari segi unit usaha maupun dari segi tujuan yang ada di sekeliling kita, dapat diamati bahwa masing-masing unit usaha mempunyai karakteristik yang berbeda-beda baik dari segi skala usaha untuk mencapai tujuan masing-masing organisasi, kepemilikan, permodalan, pembagian laba sampai tanggung jawab. Berdasarkan karakteristik yang berbeda tersebut maka tiap unit usaha memerlukan pengelolaan yang berbeda pula. Setiap organisasi yang didirikan dapat berbentuk :

Organisasi Niaga
Organisasi Niaga adalah Organisasi yang tujuan utamanya mencari keuntungan
 
Macam – macam Organisasi Niaga

            1.         Perseroan Terbatas (PT)
            2.         Perseroan Komanditer (CV)
            3.         Firma (FA)
            4.         Koperasi
            5.         Join Ventura
            6.         
Holding Company

Organisasi Sosial (Organisasi Kemasyarakatan)
Organisasi Sosial adalah Organisasi yang dibentuk oleh anggota masyarakat.
 
Jalur pembentukan organisasi Kemasyarakatan :

1.                  Jalur Keagamaan
2.                  Jalur Profesi
3.                  Jalur Kepemudaan
4.                  Jalur Kemahasiswaan
5.                  Jalur Kepartaian & Kekaryaan
6.                  Jalur Olah Raga

Organisasi Regional & International 
            Organisasi Regional adalah organisasi yang luas wilayahnya meliputi beberapa negara tertentu saja.        Organisasi Internasional adalah organisasi yang anggota-anggotanya meliputi negara di dunia.

PBB
         Perserikatan Bangsa-Bangsa atau PBB (United Nations atau UN) adalah sebuah organisasi internasional yang anggotanya hampir seluruh negara di dunia. Lembaga ini dibentuk untuk memfasilitasi dalam hukum internasional, pengamanan internasional, lembaga ekonomi, dan perlindungan sosial. Perserikatan Bangsa-bangsa didirikan di San Fransisco pada tanggal 24 Oktober 1945 setelah Konferensi Dumbarton Oaks di Washington DC, namun sidang umum yang pertama dihadiri wakil dari 51 negara dan baru berlangsung pada 10 Januari 1946 (di Church House, London). Dari 1919 hingga 1946, terdapat sebuah organisasi yang mirip, bernama Liga Bangsa-bangsa, yang bisa dianggap sebagai pendahulu PBB. Sejak didirikan di San Fransisco pada 24 Oktober 1945, sedikitnya 192 negara menjadi anggota PBB. Semua negara yang tergabung dalam wadah PBB menyatakan independensinya masing-masing, selain Vatikan dan Takhta Suci serta Republik Cina (Taiwan) yang tergabung dalam wilayah Cina pada 1971. Hingga tahun 2007 sudah ada 192 negara anggota PBB. Sekretaris Jendral PBB saat ini adalah Ban Ki-Moon asal Korea Selatan yang menjabat sejak 1 Januari 2007.

NATO
       Pakta Pertahanan Atlantik Utara (North Atlantic Treaty Organisation/NATO) adalah sebuah organisasi internasional untuk keamanan bersama yang didirikan pada tahun 1949, sebagai bentuk dukungan terhadap Persetujuan Atlantik Utara yang ditanda tangani di Washington, DC pada 4 April 1949. Nama resminya yang lain adalah dalam bahasa perancis : l’Organisation du Traité de l’Atlantique Nord (OTAN).

ASEAN
        Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara (PERBARA) atau lebih populer dengan sebutan Association of Southeast Asia Nations (ASEAN) merupakan sebuah organisasi geopolitik dan ekonomi dari negara-negara di kawasan Asia Tenggara, yang didirikan di Bangkok, 8 Agustus 1967 melalui Deklarasi Bangkok oleh Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand. Organisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, kemajuan sosial, dan pengembangan kebudayaan negara-negara anggotanya, serta memajukan perdamaian di tingkat regionalnya. Negara-negara anggota ASEAN mengadakan rapat umum pada setiap bulan November. Prinsip Utama ASEAN.

OKI
      Organisasi Konferensi Islam (OKI) adalah sebuah organisasi antar pemerintahan yang menghimpun 57 negara di dunia. OKI didirikan di Rabat, Maroko pada 12 Rajab 1389 H (25 September 1969) dalam Pertemuan Pertama para Pemimpin Dunia Islam yang diselenggarakan sebagai reaksi terhadap terjadinya peristiwa pembakaran Masjid Al Aqsa pada 21 Agustus 1969 oleh pengikut fanatik Kristen dan Yahudi di Yerussalem.

Tipe Organisasi

Piramida mendatar (flat)‏
           a.          Jumlah satuan organisasi tidak banyak sehingga tingkat-tingkat hirarki kewenangan sedikit
           b.          Jumlah pekerja (bawahan) yang harus dikendalikan cukup banyak
           c.          Format jabatan untuk tingkat pimpinan sedikit karena jumlah pimpinan relatif kecil.

Piramida terbalik 
          Organisasi piramida terbalik salah satu unit dari tipe piramida terbalik ialah jumlah jabatan pimpinan lebih besar daripada jumlah pekerja. Organisasi ini hanya cocok untuk organisasi -organisasi yang pengangkatan pegawainya berdasarkan atas jabatan fungsional seperti organisasi-organisasi/lembaga-lembaga penelitian, lembaga – lembaga pendidikan.

Tipe Kerucut
ciri-ciri organisasi dari tipe kerucut :
            a.         Jumlah satuan organisasi banyak sehingga tingkat-tingkat kewenangan banyak.
            b.         Rentang kendali sempit.
            c.         Pemberian wewenang dan tanggungjawab dapat dilakukan sampai kepada pejabat/pimpinan
                        yang bawah/rendah.         
            d.         Jarak antara pimpinan tingkat atas dengan pimpinan tingkat bawah terlalu jauh.
            e.         Jumlah informasi jabatan cukup besar.


Bentuk Organisasi

Memandang organisasi dari segi tata hubungan, wewenang dan tanggung jawab yang ada oleh organisasi
Bentuk-bentuk organisasi :

            1.         Bentuk Organisasi Staff
            2.         Bentuk Organisasi Lini
            3.         Bentuk Organisasi Fungsional
            4.         Bentuk Organisasi Fungsional & Lini
            5.         Bentuk Organisasi Fungsional & Staff
            6.         Bentuk Organisasi Lini &Staff

Kesimpulan

Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa organisasi penting apalagi untuk kita mahasiswa karena sebagai ajang simulasi atau latihan dunia kerja dan hidup di masyarakat. Seperti yang kita tahu di sekolah maupun perkuliahan tidak diajari kemampuan-kemampuan berorganisasi seperti ini. Saat berada di dalam kelas, kita sebatas mendapat pengetahuan teknis akan suatu disiplin ilmu. Banyak buku mencantumkan teori mengenai soft skill ini. Namun jika tidak diterapkan percuma. Karena ada perbedaan antara teori dan penerapan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk di kantor.

Orang yang suka berorganisasi biasanya lebih terlatih jiwa kepemimpinannya, memiliki manajemen waktu yang lebih baik, jaringannya yang lebih luas, keterampilan juga lebih baik, serta pemilihan solusi dan pemecahan masalah yang lebih dalam menyelesaikan konflik jika dibanding mereka yang tidak memiliki pengalaman organisasi.


Sumber :
http://uripsantoso.wordpress.com/2011/12/04/manfaat-organisasi-bagi-mahasiswa/